BLUE CHRISTMAS

Jumat, 01 Oktober 2010

Kredit Micro

http://www.bi.go.id

Situs ini memberikan informasi kepada calon nasabah tentang cara atau prosedur dalam mengajukan permohonan kredit kepada bank. Dengan adanya sistem informasi ini diharapkan dapat membantu pengguna atau calon debitur mengetahui prosedur secara umum untuk permohonan kredit dari bank, meskipun pada dasarnya masing-masing bank mempunyai tata cara sendiri permohonan kredit seperti formulir permohonan dan persyaratan lainnya.
Cakupan sistem informasi ini antara lain meliputi informasi mengenai pengertian kredit, fungsi kredit, manfaat kredit, manajemen kredit, jenis kredit prosedur memperoleh kredit dan analisis kelayakan usaha dengan menggunakan, rasio-rasio keuangan calon debitur.
Khusus mengenai Kredit Usaha Kecil (KUK) pada dasarnya KUK sama dengan kredit biasa, hanya pengelompokkan kredit ini dilakukan menurut plafon kredit dan jumlah aset debitur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jenis kredit yang diberikan berdasarkan tujuan penggunaan oleh calon debitur, antara lain:
- Digunakan untuk pembelian barang modal atau perluasan usaha.
- Digunakan untuk menambah modal kerja usaha.
- Digunakan untuk keperluan konsumsi Kredit Pertanian, Kredit Perdagangan, Kredit Industri, Kredit Konstruksi, dan Kredit Profesi.


http://www.bri.co.id

PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) merupakan salah satu bank yang mempunyai reputasi internasional terutama pada bidang micro banking. Beberapa penghargaan telah diterima BRI sebagai salah satu bank yang terbaik di Indonesia. PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) memberikan semua solusi pelayanan perbankan baik nasional maupun international. Berorientasi pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) sebagai bank modern yang berorientasi pada kemajuan teknologi untuk meningkatkan pelayanan dengan jaringan unit kerja terluas mencakup seluruh wilayah Indonesia.
Bank Rakyat Indonesia sebagai bank yang berpengalaman didalam penyaluran dana untuk segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dana yang disalurkan rata-rata mencapai + 85% dari total dana yang berhasil dihimpun. Bank Rakyat Indonesia dikenal sebagai bank yang mempunyai reputasi internasional dalam hal pengelolaan micro banking.
Contact Person : Yadie Supriatno
Jl.Jendral Sudirman Kav 44-46 Jakarta 10210, Indonesia
Telp. 62-21-2510244, 2510254, 2510315, 5751965
Fax. 62-21-2500065, 2500077, 5700916
Telex. 65293, 65301
PO.Box 1094/1000 Jakarta 10210


http://www.bni.co.id

Untuk mengakomodasi kebutuhan bisnis kecil yang tergolong segmen mikro, Bank BNI membentuk Unit Bank Mikro, melalui pendekatan-pendekatan :
- Mentransformasikan praktek lembaga keuangan tradisional.
- Merespon sistem tata niaga tradisional.
- Menstrukturkan unsur-unsur yang bersifat informal menjadi formal.
Saat ini terdapat 76 Unit Layanan Mikro (ULM) di 12 Kantor Wilayah yang keberadaannya bergabung dengan Kantor Cabang ataupun Kantor Cabang Pembantu.
Adapun Kredit yang diberikan untuk segmen UKM antara lain :
1. KKPA, yaitu kredit investasi dan atau kredit modal kerja kepada koperasi primer untuk diteruskan guna membiayai usaha produktif anggotanya. Maksimal kredit yang diberikan Rp. 50 juta peranggota koperasi. Jangka waktu disesuaikan dengan kemampuan mengembalikan kredit dari usaha produktif anggotanya. Kredit investasi maksimum 25 tahun. Kredit modal kerja maksimum 2 (satu) tahun. Kredit modal kerja tanaman musiman dimungkinkan lebih dari satu tahun. Jaminan berupa barang yang dibiayai dengan kredit ini. Tanggung renteng antar anggota kelompok koperasi. Tabungan beku operasi yang diperoleh dari fee koperasi. Koperasi primer harus telah disahkan oleh Menteri Koperasi dan Pembinaan Usaha Kecil. Koperasi primer beranggotakan minimal 20 orang.
2. Kredit Investasi, yaitu kredit yang diberikan untuk keperluan pengadaan barang-barang aktiva tetap perusahaan, baik perusahaan perorangan maupun yang berbentuk badan hukum. Misalnya kredit ini digunakan untuk pembelian tanah, mesin/peralatan, pengadaan bangunan untuk proyek baru atau rehabilitasi, dan modernisasi dalam rangka pengembangan proyek yang sudah ada. Membantu perusahaan memenuhi atau mengadakan investasi untuk mendirikan usaha baru atau mengembangkan usaha. Maksimum kredit disesuaikan dengan kebutuhan investasi. Dengan persyaratan Pembiayaan sendiri minimum 30 persen dari biaya proyek. Memiliki izin usaha dan izin lainnya. Jangka waktu paling lama 25 tahun. Bersifat kredit dengan angsuran. Menggunakan proyek yang dibiayai sebagai jaminan. Bila diperlukan debitur diminta untuk menyerahkan jaminan tambahan lainnya.

3. Kredit Kelayakan Usaha, yaitu kredit yang diberikan kepada Pengusaha kecil yang ingin mengembangkan usahanya dengan maksimum pinjaman Rp. 50 juta. Membantu pengusaha kecil mengembangkan usahanya dengan persyaratan yang ringan dan prosedur yang sederhana. Usaha dinilai layak untuk dibiayai. Dengan persyaratan Minimal ada surat keterangan usaha dari Lurah/Kepala Desa setempat. Jangka Waktu : Untuk Kredit modal kerja tanpa angsuran paling lama satu tahun yang dapat diperpanjang kembali. Dan Kredit investasi 5 tahun (termasuk masa tenggang angsuran paling lama satu tahun).
4. Kredit Koperasi Primer (KKOP), yaitu Kredit investasi atau modal kerja yang diberikan kepada Koperasi Primer dalam rangka pembiayaan usaha agribisnis, dimana dananya bersumber dari fasilitas kredit likiditas Bank Indonesia. Maksimum kredit Rp. 350 juta per komoditas untuk membiayai komoditas pengadaan padi, palawija, cengkeh, pupuk, hortikultura, dan distribusi beras, gula pasir, minyak goreng, kedelai. Maksimum kredit Rp. 350 juta per koperasi, untuk membiayai usaha agribisnis lainnya. Untuk pembiayaan modal kerja maksimum 2 (satu) tahun. Untuk pembiayaan investasi maksimum 20 (sepuluh) tahun. Untuk pembiayaan modal kerja yang terkait dengan investasi maksimal 5 (lima) tahun. Barang yang dibiayai kredit ini dan jaminan kontrol lainnya.. Berbentuk badan hukum. Memiliki pengurus yang aktif.
5. Kredit Modal Kerja, yaitu kredit yang diberikan untuk pembiayaan modal kerja perusahaan, baik perusahaan perorangan maupun yang berbadan hukum. Pengajuan kredit ini misalnya untuk pembelian bahan baku, bahan penolong, pembayaran tenaga kerja dan pembelian barang dagangan. MANFAAT Membantu meningkat/memperlancar pembelian bahan baku, biaya produksi dan biaya pemasaran. Maksimum kredit disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja dan kemampuan membayar kembali usaha yang bersangkutan. Memiliki izin usaha dan izin lainnya. Jangka waktu paling lama satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan. Jaminan adalah barang-barang yang dibiayai dan jaminan tambahan lainnya.


http://www.klikbca.com

Untuk para bisnis baik skala kecil dan menengah maupun besar, Bank Central Asia (BCA) menyediakan produk simpanan seperti kredit modal kerja, kredit investasi, dan Bank Garansi. Kami juga menyediakan fasilitas ekspor impor seperti L/C, Negotiation, dan discounting. Jaringan bank korensponden kami tersebar di 1568 bank di 92 negara di dunia.


http://www.bukopin.co.id

Layanan Bank Bukopin berupa sistem informasi akuntansi dan sistem informasi logistik telah berhasil menghubungkan produsen komoditi pertanian usaha perdagangan serta badan penyangganya secara real time on-line. Dalam tahun 2002 Bank Bukopin tetap konsisten untuk menggali potensi pasar segmen usaha kecil dan koperasi dan yang terkait yang dilakukan oleh Divisi Usaha Koperasi, Kecil & Mikro (UKKM). Karakteristik pasar ini sangat spesifik yaitu skala usaha yang relatif kecil serta tersebar hingga ke daerah-daerah. Kondisi ini dapat menjadi kendala, disamping adanya kendala lain berupa penyediaan agunan. Oleh karenanya, segmen ini perlu dihubungkan dengan segmen usaha besar yang relevan.
Untuk itu, Bank Bukopin memberikan dukungan dengan mengembangkan layanan yang menghubungkan kedua segmen tersebut dan yang menguntungkan bagi semua pihak. Salah satu layanan yang dikembangkan dalam tahun 2002 adalah layanan kepada petani dan pedagang komoditi beras di satu sisi dan pengembangan sistem teknologi informasi yang terdiri dari sistem informasi akuntansi dan sistem informasi logistik kepada badan penyangga di sisi yang lain. Dengan pendekatan dua sisi tersebut, nasabah memperoleh nilai tambah yaitu petani dan pedagang dapat memproduksi dan menyalurkan beras, sedangkan badan penyangganya dapat memantau pergerakan komoditinya secara real time on-line.
Melalui penerapan langkah strategis tersebut, Bank Bukopin dapat terus tumbuh yang terlihat dari penyaluran kredit ke segmen ini pada tahun 2002 mencapai lebih dari Rp 5,80 triliun, meningkat tajam dari Rp 3,66 triliun pada tahun 2001. Pencapaian tersebut lebih tinggi 49,10% dari sasaran yang ditetapkan untuk tahun 2002 sebesar 8,39 triliun. Sementara itu, sumber dana yang berhasil dihimpun dari segmen ini sebesar Rp 5,03 triliun, meningkat 46,22% dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 3,44 triliun. Realisasi sumber dana tersebut lebih besar 73,45% dari sasaran yang ditetapkan sebesar Rp 2,90 triliun.
Pertumbuhan segmen usaha kecil dan koperasi dengan pola layanan yang dirancang khusus ini membuktikan bahwa segmen ini memiliki daya tahan yang baik dalam menghadapi berbagai kondisi perekonomian. Selain itu juga ditunjang oleh pengalaman Bank Bukopin dalam menangani segmen ini dengan memanfaatkan dukungan dari berbagai pihak yang berkepentingan seperti misalnya penyaluran kredit dengan jaminan pemerintah.
Dengan karakterisktik segmen ini, langkah lain yang ditempuh Bank Bukopin adalah dengan mendekatkan diri kepada nasabah. Untuk itu Bank Bukopin menerapkan strategi memperbanyak titik layanan berupa pembukaan beberapa outlet dan berbagai model layanan lain seperti internet banking. Cabang baru yang dibuka dalam tahun 2002 adalah cabang Purwokerto dan Jember. Selain itu, Bank Bukopin juga terus mengembangkan program Swamitra yang merupakan kemitraan antara Bank Bukopin dengan koperasi atau lembaga keuangan mikro karena terbukti menguntungkan dan dirasakan manfaatnya bagi anggota koperasi dan masyarakat sekitarnya. Dalam pengembangan selanjutnya, Bank Bukopin juga membidik kemitraan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Swamitra tersebut telah mengundang perhatian berbagai pihak di dalam maupun luar negeri untuk mempelajari sistem kerjanya, bahkan telah menjadi model bagi pengembangan kegiatan rural finance serupa di beberapa negara bagian India. Sedangkan di dalam negeri, keberadaan Swamitra tersebut telah dirasakan kebutuhannya dalam rangka turut meningkatkan ekonomi rakyat di daerah. Sebagai tindak lanjut dari kerjasama Bank Bukopin dengan Pemerintah Provinsi Riau, pada tahun 2002 telah direalisasikan pendirian 36 Swamitra di kabupaten-kabupaten di Provinsi Riau dengan modal sepenuhnya berasal dari pemerintah provinsi tersebut. Hingga akhir tahun 2002, Swamitra memiliki jaringan layanan sebanyak 236 gerai yang tersebar di 17 provinsi dari sebelumnya 196 gerai pada tahun 2001. Jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp 170,75 miliar pada akhir tahun 2002, meningkat 17,29% dari Rp 145,58 miliar setahun sebelumnya. Untuk tahun 2003, Bank Bukopin mentargetkan penyaluran kredit kepada segmen usaha kecil dan koperasi sebesar Rp 4.833,03 miliar dan menghimpun sumber dana sebesar Rp 2.744,86 miliar.
Bank Bukopin adalah bank yang selalu berupaya memahami kebutuhan para mitranya, untuk itu Bank Bukopin menyediakan berbagai bentuk fasilitas Kredit Modal Kerja. Sesuai dengan karakteristik kebutuhan para nasabah, bentuk - bentuk layanan fasilitas Kredit Modal Kerja yang disediakan Bank Bukopin sangat beragam. Diantaranya adalah fasilitas OverDraft, yaitu penarikan dana yang melampaui saldo yang tersedia secara efektif pada giro. Dengan adanya fasilitas ini diharapkan akan memberikan manfaat untuk membantu nasabah dalam memperbaiki likuiditas / memenuhi kebutuhan dana dalam rangka menunaikan kewajibannya dalam waktu dekat. Prospektif Client yang dapat menikmati layanan ini adalah nasabah dengan subyek hukum perorangan (usaha milik perorangan), badan usaha (CV, Fa) dan badan hukum (PT, Koperasi, Yayasan).
Jenis usaha yang dapat mengajukan kredit : Jasa, retail dan industri.
Nilai plafon : Rp. 100 Juta – 2,5 Milyar
Persyaratan
1. Surat permohonan dan proposal usaha
2. Menyerahkan data subyek hukum (aspek yuridis) seperti KTP dan Akte pendirian.
3. Menyerahkan izin usaha (aspek legalitas usaha)
4. Menyerahkan neraca, rugi laba dan data finansial lainnya (aspek usaha dan keuangan)
5. Menyerahkan agunan sesuai dengan ketentuan
6. Membuka rekening koran di Bank
7. Serta data-data pendukung lainnya.
Produk ini dapat diberikan oleh skala Usaha Komersial, Usaha Kecil dan Mikro serta perorangan. Tersedia dalam mata uang Rupiah.
Contact Person : Neneng Sa’idah (Ida)
Telp. (021) 7988266 – 7989837 Ext. 1801
Direktorat Komersial atau Direktorat UKKM PT Bank Bukopin
Jl. MT Haryono Kav 50-51 Jakarta 12770
Telp. (021) 7988266, 7989837
Fax. (021) 7980625, 7980238, 7980244
Telex 62487, 66146, BKOPIN 1A

http://www.danamon.co.id

Penyaluran kredit segmen UKMK oleh Bank Danamon Indonesia (BDI) diprioritaskan kepada pembiayaan kepada perorangan dan atau badan usaha untuk usaha produktif dengan prioritas pada sektor ekonomi perdagangan, manufaktur, Agribisnis, dan Jasa dengan plafond kredit perdebitur maksimal Rp. 10 milyar.
Proses Pengajuan Kredit
1. Calon Debitur datang mengajukan permohonan kredit ke Cabang BDI terdekat.
2. Oleh Cabang (Marketing) dimintakan kelengkapan data calon debitur (data gathering).
3. Calon debitur melengkapi seluruh data & dokumen yang disyaratkan (Proposal Kredit).
4. Proses Kredit.
5. Proposal Kredit dimintakan persetujuan ke Komite Kredit (Keputusan Kredit).
6. Surat penawaran kepada debitur.
7. Realisasi (Pencairan Kredit).
Persyaratan & Kriteria Penerima Kredit
1. Telah memiliki usaha yang berjalan minimal 2 tahun.
2. Memiliki Cash Flow yang baik.
3. Tidak termasuk dalam daftar usaha yang dihindari BDI.
4. Tidak termasuk dalam daftar hitam BDI.
5. Dokumen identitas pribadi pemilik lengkap dan benar.
6. Dokumen legalitas usaha yang lengkap dan benar.
Kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh BD
Dalam menyalurkan kredit kepada pelaku UKMK, BDI memberikan sejumlah pelayanan yang dapat mempermudah calon debitur untuk mengajukan permohonan kredit ke BDI (khususnya UKM Center), pelayanan tersebut antara lain :
1. Konsultasi Penyusunan Proposal
2. Konsultasi Manajemen & Pengembangan Usaha UKMK.
3. Penjaminan kredit UKMK
4. Asuransi Kredit
5. Situs Informasi segmen UKMK (via internet).
6. Pembinaan kepada segmen UKMK.
Program untuk Segmen UKM yang Ditawarkan oleh BDI :
1. Kredit Kepada Koperasi Primer untuk Anggotanya (KKPA).
Kredit Investasi & Modal Kerja yang diberikan oleh bank kepada koperasi primer untuk diteruskan kepada anggotanya guna membiayai usaha anggota yang produktif. Kredit ini untuk sektor agrobisnis, perdagangan dan jasa. Bunga 16% pa. Efektif tidak bunga berbunga termasuk fee koperasi 2% pa. Jenis Kreditnya antara lain : Investasi (maks. 15 tahun) dan Modal Kerja (maks. 4 tahun). Plafond kredit maks. Rp. 50 juta peranggota & khusus perdagangan maks. Rp. 10 juta peranggota. Pola pembiayaan executing & chanelling
2. Kredit Kepada Pengusaha Kecil & Mikro (KKPM).
Diberikan untuk pembiayaan investasi dan/ atau modal kerja. Untuk perorangan, usaha berbadan/ non hukum, atau kelompok pengusaha mikro. Bunga 16% pa. Jenis Kredit Investasi (maks. 5 tahun) dan Modal kerja (maks. 1 tahun) diperpanjang maks. 2 kali. Plafond kredit maks. Rp. 25 juta untuk investasi & maks. Rp. 5 juta untuk modal kerja, untuk keduanya paralel maks. Rp. 30 juta (dengan pembiayaan modal kerja < investasi). Pola pembiayaan executing
3. Kredit Ketahanan Pangan (KKP).
Diberikan untuk pembiayaan investasi dan/ atau modal kerja sektor pertanian, peternakan, & perikanan. Untuk Kelompok (Tani, Peternak Nelayan & Petani Ikan) atau koperasi. Bunga 12 % pa. & 16 % pa. (tergantung jenis usaha). Jenis Kredit Investasi dan atau modal kerja. Plafond kredit maks. Rp. 15 juta bagi petani, peternak, & nelayan dan maks. Rp. 500 juta bagi Koperasi dalam rangka pengadaan pangan (gabah, jagung, & kedelai). Pola pembiayaan executing.
4. Kredit Kepada Koperasi Karyawan (KOPKAR).
Untuk pembiayaan tangible & Intangible asset. Untuk anggota Kopkar. Suku bunga komersial (sesuai ketentuan BDI) Plafond kredit Untuk pembiayaan tangible 10 THP atau 50 % dari nilai jaminan, mana yang lebih kecil, maks. Rp. 20 juta dan min. Rp. 1 juta. Pembiayaan intangible 5 THP maks. Rp. 10 juta dan min. Rp. 1 juta. Pola Pembiayaan executing & channeling.
5. Kredit Kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Diberikan untuk pembiayaan modal kerja. Pembiayaan dilakukan melalui BPR dan ditujukan kepada debitur BPR tersebut. Suku bunga BDI ke BPR sesuai ketentuan BDI, dan dari BPR ke debiturnya sesuai ketentuan BPR.. Plafond untuk tahap awal maks. Rp. 1 milyar dan untuk tahap perpanjangan plafond dapat ditingkatkan (sesuai pertimbangan). Pola pembiayaan executing.
6. Pembiayaan Kendaraan Niaga & Kendaraan Dinas Perusahaan.
Untuk pembelian kendaraan niaga & dinas baru sebagai penunjang kegiatan usaha debitur. Suku bunga komersial sesuai ketentuan BDI. Maksimum pembiayaan sebesar 60 % dari harga pasar kendaraan merk Mitsubishi, Toyota, Isuzu, Daihatsu, Suzuki, Mercedes & Nissan untuk kendaraan niaga. 70 % dari harga pasar untuk kendaraan dinas. Plafond maksimum pembiayaan perkendaraan adalah sebesar Rp. 500 juta. Jaminan yang ditetapkan adalah kendaraan yang dibiayai.
7. Kredit Umum Segmen UKMK.
Untuk pembiayaan modal kerja & investasi. Plafond yang diberikan maksimal hingga Rp. 10 milyar. Jenis Kredit antara lain KAB, untuk investasi, Jangka Waktu 3 tahun. KB, untuk modal kerja, Jangka Waktu 1 tahun. KRK, untuk modal kerja, Jangka Waktu 1 tahun.
8. Two Step Loan.
Untuk berbagai macam tujuan (sesuai kriteria pada setiap skim TSL). Merupakan dana pinjaman lunak berjangka panjang dari Lembaga Internasional yg disalurkan kembali melalui Bank Pelaksana kepada debitur yang memerlukan. Untuk pembiayaan modal kerja & investasi (struktur kredit sesuai ketentuan masing-masing skim). Suku bunga sesuai ketentuan yang mengatur dalam skim TSL.


http://www.bii.co.id

Bank Internasional Indonesia (BII) menyalurkan kredit ke sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam bentuk Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja. Dewasa ini, UKM merupakan sektor perekonomian yang berkembang pesat dan terbukti memiliki daya tahan yang tangguh. Kalangan pengusaha dan wiraswasta di sektor UKM kini dapat memperoleh fasilitas kredit dengan lebih cepat dan lebih terjangkau. Dengan diberikannya wewenang otorisasi kredit UKM di tingkat Loan Center yang berada di kantor-kantor wilayah, maka aplikasi kredit UKM akan dapat lebih cepat diproses. Keuntungan fasilitas pembiayaan UKM adalah dapat membantu pengusaha kecil & menengah dalam rangka pengembangan usahanya, sehingga menjadi pengusaha yang mapan.
Fasilitas pembiayaan UKM ini dapat dimanfaatkan oleh perseorangan atau badan usaha yang memenuhi persyaratan. Persyaratan yang harus dipenuhi antara lain :
1. Usaha yang dijalankan legal (memiliki ijin yang diisyaratkan).
2. Proyek yang diajukan layak dibiayai.
3. Plafond kredit: Usaha skala kecil (s/d Rp.500 juta) Usaha skala menengah (di atas Rp.500 juta hingga Rp.5 miliar)
4. Jangka waktu: Kredit Modal Kerja, maksimal 1 tahun, namun dapat diperpanjang sesuai kebutuhan usaha. Kredit Investasi lebih dari 1 tahun.
BII menyediakan fasilitas Kredit Modal Kerja bagi usaha skala kecil (plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta) dan usaha skala menengah (plafon kredit di atas Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar). Kredit ini diberikan untuk pembiayaan modal kerja perusahaan baik perusahaan perorangan maupun yang berbadan hukum. Kredit Modal Kerja memiliki jangka waktu pengembalian maksimal satu tahun (bisa diperpanjang sesuai kebutuhan) yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai stok barang, piutang dagang, pembelian bahan baku ataupun kebutuhan modal kerja perusahaan lainnya.
BII menyediakan fasilitas Kredit Investasi bagi usaha skala kecil (plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta) dan usaha skala menengah (plafon kredit di atas Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar). Kredit investasi merupakan kredit jangka panjang (lebih dari satu tahun) dengan jangka waktu dan angsuran yang disesuaikan dengan kemampuan arus kas perusahaan, yang dapat digunakan untuk membiayai pembangunan atau perluasan gedung maupun pabrik, pembelian mesin dan alat produksi, serta lain-lain investasi usaha.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai fasilitas kredit UKM, dapat menghubungi marketing officer BII di Kantor BII terdekat.
Contact Person : Ibu Mercy (Divisi UKM)
Talp. 021-2300888


http://www.bankmandiri.com

Bank Mandiri memberikan layanan kredit untuk Usaha Kecil Menengah dalam bentuk Kredit Usaha Kecil (KUK). KUK adalah Kredit atau pembiayaan dari Bank untk investasi dan atau modal kerja, yang diberikan dalam Rupiah dan atau Valuta asing kepada nasabah usaha kecil dengan plafond kredit keseluruhan maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) untuk membiayai usaha yang produktif. Jenis-jenis KUK antara lain:
• KUK-Kredit Investasi, yaitu kredit jangka menengah/panjang yang diberikan kepada (calon) debitur untuk membiayai barang-barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi, perluasan ataupun pendirian proyek baru, dengan jangka waktu maksimal 10 tahun.
• KUK-Kredit Modal Kerja, yaitu kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha.
• KUK-Kredit Modal Kerja Kontraktor, yaitu kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja khusus bagi usaha jasa kontraktor yang habis dalam satu siklus usaha.
• KUK-Channeling, yaitu Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi yang diberikan melalui kerjasama dengan Lembaga pembiayaan atau bank umum lainnya.
Ketentuan persyaratan pengajuan kredit antara lain :
1. Berbentuk usaha perorangan, badan usaha yg tidak berbadan hukum atau badan usaha yang berbadan hukum termasuk koperasi
2. Berdiri sendiri atau tidak berafiliasi dengan usaha menengah atau usaha besar
3. Milik WNI
4. Kekayaan bersih maksimal Rp. 200 .000.000,-.
5. Hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 1.000.000.000,-
6. Share dana sendiri minimal 20%
Aplikasi :
• Wilayah DKI Jakarta
Dapat diajukan di City Business Center (CBC):
1. CBC Wilayah III Jakarta Kota, Jl. Lapangan Stasiun No. 2, Jakarta Barat.
2. CBC Wilayah IV Jakarta Thamrin, Jl. M.H. Thamrin No. 5, Jakarta Pusat.
CBC Wilayah V Jakarta Sudirman, Jl. Jend. Sudirman Kav 54-55, Jakarta Selatan.
• Luar Wilayah DKI Jakarta
Dapat diajukan di setiap cabang-cabang atau Hub Bank Mandiri diseluruh Indonesia.
Atau Hubungi Hot-line di:
PT Bank Mandiri (Persero) - Commercial Banking Group
Plaza Mandiri Lt. 24
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38, Jakarta 12190
Telp. (021) 5245026 - 5245168, Fax. (021) 5263632
Contact Person : Bapak Intan Telp. 021-2300509 ext. 3334 atau Ibu Enok ext. 3392.


http://www.muamalatbank.com
Arthaloka Building JL.Jend.Sudirman No. 2 Jakarta 10220
Telp. 021-2511414-2511451-2511470, Fax. 021-2511465, 2511453 , Telex. 65670 BMIFAX IA.

Sesuai dengan dasar operasionalnya yakni syariah Islam, maka produk-produk pembiayaan yang dapat disediakan Bank Muamalat Indonesia kepada para calon nasabah pun harus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Ada 2 (dua) metode pembiayaan yang diterapkan di Bank Muamalat, yaitu metode pembiayaan dengan skema jual beli termasuk sewa-beli dan pembiayaan dengan skema bagi hasil. Skema pembiayaan jual beli terdiri dari murabahah, salam, istishna’ dan pembiayaan sewa beli yaitu ijarah muntahiyyah bi tamlik. Sedangkan pembiayaan dengan metode bagi hasil juga mempunyai 2 (dua) produk yaitu Musyarakah dan Mudharabah termasuk Mudharabah Muqayyadah (restricted investment).
Bagan Metode, Produk dan tujuan penggunaan pembiayaan di Bank Muamalat di sajikan berikut ini :
No. Metode Pembiayaan Produk Aplikasi Pembiayaan
1. Jual Beli a. Murabahah Modal kerja seasonal/project atau investasi
b. Salam Modal kerja atau investasi terutama untuk produk-produk pertanian
c. Istishna’ Modal kerja atau investasi, terutama project dengan pembayaran per termin
2. Sewa Beli Ijarah Investasi (fixed asset)
3. Bagi Hasil a. Mudharabah Modal Kerja atau Investasi
b. Musyarakah Modal Kerja atau Investasi

Bank Muamalat adalah bank syari’ah yang memberikan pinjaman untuk semua jenis usaha yang layak prospektif. Besarnya pinjaman yang diberikan mulai dari Rp. 50 juta sampai Rp. 5 M. Untuk mendapatkan pinjaman dari Bank Muamalat, syarat-syarat yang harus dipenuhi adalah :
1. Permohonan yang diajukan terdiri dari surat permohonan, jumlah dan jangka penggunaan dana serta rincian penggunaan dana, gambaran umum usaha/riwayat usaha/company profile, aspek usaha, rencana usaha, dan biodata pengurus.
2. Legalitas usaha yang terdiri dari akte pendirian dan perubahan AD/ART, SIUP/SIUJK, NPWP, TDP, TDR, API, KTP/KK, dan identitas lainnya.
3. Data keuangan seperti neraca dan laba (rugi) 2 tahun terakhir, neraca dan laba (rugi) 6 bulan terakhir rinci, posisi persediaan,piutang/tagihan hutang 6 bulan terakhir, proyeksi laba (rugi), dan foto kopi giro/tabungan 3 bulan terakhir.
4. Data agunan seperti sertifikat SHGB/SHM (2 copy), IMB (2 copy), dan PBB/SPPT terakhir (2 copy).
Persyaratan Pembiayaan antara lain :
1. Proposal atau Surat Permohonan yang terdiri dari :
• Gambaran Umum Usaha
• Rencana atau Prospek Usaha
• Perincian Rencana Penggunaan Dana
• Jumlah dan Jangka Waktu Penggunaan Dana
2. Legalitas yang terdiri dari :
• Surat Ijin Umum Perusahaan (SIUP)
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
• Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
• Akta Pendirian Perusahaan
• Identitas Pengurus (KTP, NPWP, KK)
3. Laporan Keuangan yang terdiri dari :
• Neraca dua tahun terakhir
• Rugi laba dua tahun terakhir
• Data Persediaan terakhir
• Data Penjualan tiga bulan terakhir
• Copy Rekening Koran tiga bulan terakhir
4. Data Jaminan
5. Persayaratan lainnya akan yang diberitahukan kemudian
Persyaratan Pembiayaan Koperasi berupa dokumen yang terdiri dari :
1. Surat Permohonan.
2. Fotokopi NPWP, SIUP, TDP
3. Anggaran Dasar Koperasi
4. Akte Perubahan Koperasi
5. Surat Pengesahan Badan Hukum dari DepKop
6. Susunan Pengurus Koperasi yang disahkan DepKop
7. Laporan Keuangan 2 tahun terakhir
8. Laporan Hasil RAT (2 tahun terakhir)
Persyaratan Pembiayaan Usaha Menengah berupa dokumen yang terdiri dari :
1. Surat Permohonan
2. Fotokopi NPWP, SIUP, TDP dan kelengkapan ijin usaha lainnya
3. Company Profile
4. Akte pendirian dan perubahannya
5. Surat pengesahan dari DepKeh
6. Surat keputusan pengangkatan direksi
7. Fotokpopi KTP Direksi
8. Laporan Keuangan minimal 2 tahun terakhir
9. Cashflow projection selama masa pembiayaan
10. Data Jaminan
11. Dokumen-dokumen lain yang menunjang usaha
Contact Person : Call Center : 021-2511616


http://www.bankniaga.com
Telp. : 021-2600261, Ext. 2202

Perbankan Bisnis Bank Niaga memfokuskan usahanya pada penyediaan layanan jasa keuangan untuk perusahaan kecil-menengah dan usaha menengah atas sampai pada ukuran usaha (tingkat penjualan) tertentu.
Berkembangnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) telah menjadi harapan yang meluas di Masyarakat karena besarnya sektor usaha ini dapat mengembangkan perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan perkerjaan. Peranan usaha besar/korporasi merupakan salah satu kunci keberhasilan perkembangan UKM.
Salah satu wujud peranan usaha besar/korporasi yang diidamkan adalah terbentuknya sinergi dan kerjasama saling menguntungkan antara UKM dan Usaha Besar/Korporasi, yang diyakini akan menghasilkan ketahanan, fleksibilitas maupun efisiensi dalam dunia usaha, yang pada gilirannya akan menghasilkan perekonomian yang mantap dan berkembang pesat.
Bank Niaga sebagai salah satu Bank Nasional turut memberikan perhatian yang besar terhadap perkembangan UKM dan mengembangan bentuk-bentuk pembiayaan yang mengkaitkan usaha besar/korporasi dengan UKM dalam suatu bentuk pembiayaan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Bentuk-bentuk pembiayaan ini mendorong UKM menjadi segmen yang selalu berkembang dan layak untuk dibiayai.
Tenaga-tenaga profesional UKM Bank Niaga terus-menerus mengembangkan bentuk pembiayaan untuk UKM dalam bentuk program-program kerjasama dan kemitraan dengan usaha besar/korporasi. UKM Bank Niaga bekerjasama dengan PJTKI terpilih, telah berhasil membiayai 15.000 TKI ke negara tujuan yang dipilih secara cermat, seperti Hongkong, Korea dan Taiwan.
Bentuk-bentuk pembiayaan bagi para petani, peternak dan mitra usaha dirancang secara khusus untuk mendukung perkembangan usaha di sektor pertanian, peternakan dan industri kecil. UKM Bank Niaga juga mengembangkan bentuk pembiayaan bagi usaha kecil melalui kerjasama dengan BPR dan Multifiance/lembaga keuangan. Pengembangan bentuk-bentuk pembiayaan untuk UKM juga didukung oleh kantor cabang UKM yang terus dibuka di daerah-daerah sehingga dapat mendukung perkembangan usaha kecil dan menengah di berbagai propinsi di Indonesia.
Produk yang Ditawarkan
Program Kemitraan, yaitu program yang membiayai kerjasama antara usaha kecil dengan usaha besar atau korporasi. Program kemitraan tersebut antara lain :
• Commercial forward linkage
• Commercial backward linkage
• Bapak angkat
Kerjasama dengan Lembaga Keuangan
Kerjasama dilakukan dengan lembaga-lembaga keuangan seperti : BPR dan Multi finance.
Kredit program
Kredit program yang ditawarkan antara lain :
• Kredit kepada Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA-Umum)
• KKPA – TKI
• Kredit Kepada Pengusaha Kecil dan Mikro (KPKM)
• Kredit Ketahanan Pangan (KKP)
Jenis usaha yang dibiayai antara lain : Jasa, Retail, dan Industri
Plafond: Rp. 50 Juta - Rp. 500 Juta.
Persyaratan :
1. Surat Pengajuan permohonan kredit
2. Profil Perusahaan
3. Dokumen Pendirian Perusahaan
4. Kartu Tanda Penduduk Pengurus perusahaan
5. Laporan Keuangan (2 tahun terakhir)
6. Laporan Penjualan atau Pendapatan (1Tahun)
7. Copy Rekening Koran (6 bulan terakhir)
Contact Person : Bapak Memet S. Sumitra



BANK LIPPO
http://www.lippobank.co.id/ .

LippoBank didirikan pada tahun 1948 dan merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang menawarkan layanan dan produk-produk perbankan yang berkualitas. LippoBank memiliki karyawan lebih dari 6.000 orang, 362 kantor cabang, dan lebih dari 555 ATM untuk melayani lebih dari 3,5 juta nasabahnya. LippoBank adalah bank swasta di Indonesia yang pertama kali sukses melaksanakan rekapitalisasi dengan Program Rekapitalisasi Perbankan BI pada bulan Juli 1999. Dalam upayanya untuk menerapkan praktik perbankan internasional, LippoBank telah menandatangani Kontrak Bantuan Teknis dengan ING Barings selama 3 tahun. Di era lintas batas ini pula, LippoBank mempelopori praktik layanan e-banking di Indonesia melalui produk LippoNetB@ank.
LippoKredit memberikan kesempatan agar dapat mengembangkan bisnis yang sedang dijalani tanpa perlu mengkhawatirkan pengaturan keuangan usaha. LippoKredit adalah layanan perbankan berupa pinjaman yang diberikan untuk menunjang modal kerja dan investasi nasabah. Fasilitas LippoKredit antara lain :
1. Fasilitas Kredit Modal Kerja adalah pinjaman jangka pendek yang diberikan untuk menunjang kebutuhan likuiditas atau sebagai modal kerja baik untuk perorangan maupun untuk perusahaan.
2. Penarikan/penyetoran dapat dilakukan setiap saat sesuai kebutuhan anda. Bunga dihitung berdasarkan pemakaian fasilitas.
3. Fasilitas Kredit Investasi adalah pinjaman yang diberikan untuk menunjang investasi anda baik jangka pendek maupun jangka menengah. Pencairan dana sekaligus dan pelunasan dilakukan secara mengangsur sehingga tidak terlalu membebankan anda. Bunga dihitung berdasarkan pada sisa hutang yang masih berjalan.
4. Fasilitas Kredit Ekspor adalah pinjaman yang diberikan untuk menunjang modal kerja dalam kegiatan ekspor. Pelunasan fasilitas disesuaikan dengan realisasi ekspor.
5. Fasilitas Bank Garansi adalah suatu jaminan bank yang diberikan untuk memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam melaksanakan suatu proyek/tender atau dalam transaksi perdagangan. LippoBank memiliki macam-macam Bank Garansi seperti.
• Payment Bond : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka menjamin pembayaran anda kepada pihak lain.
• Tender Bond : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka memenuhi prasyarat yang diharuskan dalam mengikuti tender/lelang.
• Advance Payment Bond : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka menjamin pelaksanaan pekerjaan suatu proyek.
• Performance Bond : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka menjamin pelaksanaan pemeliharaan suatu proyek.
• Bank Garansi Bapeksta : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka penangguhan biaya/impor barang untuk tujuan ekspor.
• Bank Garansi Bea Cukai : Jaminan bank yang diterbitkan dalam rangka penangguhan biaya/impor barang-barang tertentu.





BANK BUMI PUTERA
Telp. : 021-6314168-69
Fax. : 021-6311042
Jenis Usaha : Semua bidang usaha yang legal & berdasarkan analisa Bank Bumiputera feasible untuk dibiayai.
Plafon : Mulai dari Rp. 200 Juta (Untuk nasabah perorangan) dan Rp. 10 Juta (Untuk nasabah kelompok pedagang/anggota koperasi dengan minimum jumlah nasabah 100 orang) sampai dengan Rp. 5 Miliar.
Persyaratan :
1. Usaha minimal telah berjalan 2 tahun
2. Memiliki dokumen legalitas usaha (NPWP, SIUP, TDP, Keterangan Domisili)
3. KTP Suami & istri, KK, Surat nikah (Usaha perorangan, PD,UD,dll)
4. Anggaran Dasar Perusahaan, termasuk perubahannya, dan pengesahan dari Menteri Kehakiman (untuk PT & CV)
5. Mutasi tabungan/rekening Koran 6 bulan terakhir
6. Laporan keuangan 2 tahun terakhir (tergantung ketersediaan data 7 besarnya pengajuan kredit)
7. Kwitansi pembelian/bukti pembaaran/penjualan selama 3 bulan terakhir (bon pembelian/penjualan/SPK/PO,dll)
8. Dokumen jminan yang akan diberikan (SHM/SHGB, IMB, PBB, Faktur/Invoice, Daftar piutang dagang/inventory,dll


http://www.banknisp.com

Jenis pembiayaan : Kredit Rekening Koran
Persyaratan :
• Untuk Perorangan:
1. Berusia >21 tahun atau sudah menikah
2. KTP Pemohon
3. KTP Suami/Istri Pemohon
4. Kartu Keluarga
5. Akte Perkawinan
6. Surat Kewarganegaraan/Surat Ganti Nama
7. NPWP Pribadi
• Untuk Badan Usaha
1. Anggaran Dasar/Berita Acara Perseroan
2. Pengesahan Mentri Kehakiman RI
3. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
5. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
6. Surat Izin Usaha Perdagagan (SIUP)
7. Surat Izin Perindustrian
8. Surat Keterangan Domisili
9. Surat Undang-Undang Gangguan (H/O)
10. Angka Pengenal Impor (Untuk importir)
11. Tanda Daftar Rekanan
12. Fotokopi KTP Pengurus
13. Laporan Keuangan tiga tahun terakhir beserta perinciannya
14. Rekening Koran enam bulan terakhir
15. Projected Cashflow
16. Surat Persetujuan Presiden RI (PMA/PMDN)
17. Surat Pemberitahuan dari BKPM (PMA/PMDN)
18. Company Profile
19. Kontrak Kerja (SPK)
20. Data-data jaminan yang akan diberikan
21. Data-data pendukung lain yang penting dan terkait



BANK PERMATA
Jenis Usaha yang dapat mengajukan kredit : Semua jenis usaha.
Nilai plafon : Maksimal Rp. 5 Milyar, Minimal tergantung kebijakan masing-masing kantor cabang Bank Permata.
Persyaratan :
1. Surat permohonan kredit.
2. Perorangan : Fotokopi KTP pemohon, NPWP (pinjaman > 100 Juta), SIUP, dan TDP (jika ada)
3. Perusahaan : Akta pendirian dan perubahan, NPWP, SIUP, TDP, dan Domisili.
4. Laporan keuangan 3 tahun terakhir
5. Laporan rekening Koran 3 bulan terakhir
6. Fotokopi dokumen jaminan.
Contact Person : Agus Subekti (Divisi UKM)


BANK SWADESI
Telp. 021-3500007
Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha
Tidak ada batas minimum, Maksimum Rp. 5 Miliar ( Eg. USD untuk permohonan baru).
Persyaratan :
1. Identitas Pribadi/pengurus (KTP,dll)
2. Akte Perusahaan
3. NPWP
4. SIUP
5. TDP, dll
6. Mengisi permohonan kredit
7. Kelayakan usaha & jaminan kredit
Contact person : Bapak Prima (Bagian Marketing)



http://www.bexi.co.id

Sebagai salah satu BUMN, BEI berkewajiban mendorong upaya pengembangan potensi usaha kecil dan koperasi (UKK) atau disebut dengan Mitra Binaan, yang dilaksanakan melalui pembiayaan Investasi dan atau Modal Kerja untuk membiayai usaha yang produktif, serta bantuan (hibah) untuk Pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan yang bertujuan meningkatkan kemampuan kewirausahaan, manajemen serta ketrampilan teknis produksi.
Pembiayaan yang diberikan BEI antara lain :
1. Pembiayaan L/C Impor atau SKBDN.
2. Pembiayaan Kredit Modal Kerja Ekspor.
3. Pembiayaan Diskonto Tagihan Ekspor atau Tagihan Dalam Rangka Kegiatan Ekspor.
Valuta pembiayaan dalam Dollar Amerika atau Rupiah
4. Pembiayaan Kredit Investasi.



Fasilitas Kredit Modal Kerja eskpor
Fasilitas Kredit Modal Kerja eskpor adalah fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh PT. Bank Ekspor Indonesia (Persero) berdasarkan kebutuhan modal kerja eksportir dalam rangka kegiatan ekspor barang maupun jasa, yang didasari oleh :
• Kebutuhan Transaksional
Disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja dalam satu trade cycle.
• Kebutuhan Modal Kerja Kerja Tahunan
Disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja berdasarkan historikal ekspor dan proyeksi ekspor kedepan dengan memperhatikan trade cycle industri yang bersangkutan.
Manfaat dari fasilitas ini adalah membantu eksportir yang memerlukan pembiayaan modal kerja yang antara lain untuk pengadaan bahan baku dan atau suku cadang (termasuk mesin) dalam rangka kegiatan ekspornya.
Pola pembiayaan
• Refinancing(Pembiayaan Kembali) :
Pembiayaan kembali yang dilakukan oleh BEI kepada Bank Pelaksana atas kredit modal kerja yang diberikan kepada nasabahnya (eksportir) berdasarkan kebutuhan modal kerja dalam rangka kegiatan ekspor , sedangkan seluruh risiko kepada eksportir ditanggung oleh Bank Pelaksana.
• Cofinancing(Pembiayaan Bersama) :
Pembiayaan yang dilakukan bersama-sama antara BEI dan Bank Pelaksana kepada eksportir berdasarkan kebutuhan modal kerja dalam rangka kegiatan ekspor, dimana porsi pembiayaan dan pembagian risiko dilakukan secara proporsional.
Karakteristik
• PT. Bank Ekspor Indonesia (Persero) selanjutnya disebut BEI berfungsi sebagai Financing Bank.
• Refinancing (Pembiayaan Kembali) yang dilakukan oleh BEI kepada Bank Pelaksana atas kredit modal kerja yang diberikan kepada nasabahnya (eksportir) berdasarkan kebutuhan modal kerja dalam rangka kegiatan ekspor, sedangkan seluruh risiko kepada eksportir ditanggung oleh Bank Pelaksana.
• Eksportir dapat merupakan Eksportir Langsung maupun Eksportir Tidak Langsung (supplier eksportir).
• Devisa hasil ekspor yang diperoleh merupakan sumber pelunasan.
• Besarnya pembiayaan kredit modal kerja ekspor adalah sesuai dengan kebutuhan modal kerja eksportir dalam rangka kegiatan ekspor, yang dapat berupa :
Kebutuhan Transaksional.
a. Besarnya nilai pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja dalam satu trade cycle dengan maksimal pembiayaan 90% dari nilai kontrak ekspor atau L/C ekspor atau SKBDN dalam rangka kegiatan ekspor.
b. Kebutuhan Modal Kerja Tahunan. Besarnya nilai pembiayaan disesuaikan dengan kebutuhan modal kerja ekspor berdasarkan historikal ekspor dan proyeksi ekspor kedepan dengan memperhatikan trade cycle industri yang bersangkutan.
• Valuta pembiayaan kredit modal kerja ekspor dapat dilakukan dalam Dollar Amerika Serikat (USD) atau Rupiah (IDR).
• Jangka waktu pembiayaan kredit modal kerja ekspor adalah :
a. Kebutuhan Transaksional
Sesuai dengan jangka waktu satu Trade Cycle dengan ketentuan :
1. Maksimal 270 (dua ratus tujuh puluh) hari untuk pembiayaan dalam Dollar Amerika Serikat (USD).
2. Maksimal 360 (tiga ratus enam puluh) hari untuk pembiayaan dalam Rupiah (IDR).
b. Kebutuhan Modal Kerja Tahunan
1. Maksimal 1 (satu) tahun untuk pembiayaan dalam Dollar Amerika Serikat (USD) maupun dalam Rupiah (IDR), atau
2. Sesuai dengan jatuh tempo fasilitas kredit modal kerja yang diberikan Bank Pelaksana kepada Eksportir, sepanjang tidak melebihi jangka waktu pada butir i tersebut diatas.
Tingkat bunga
• Refinancing(Pembiayaan Kembali)
a. Tingkat bunga diskonto yang dikenakan kepada Bank Pelaksana adalah Prime Lending Rate BEI.
b. Tingkat bunga diskonto yang dikenakan oleh Bank Pelaksana kepada Eksportir adalah Prime Lending Rate BEI ditambah margin Bank Pelaksana.
• Cofinancing(Pembiayaan Bersama)
a. Tingkat bunga diskonto yang dikenakan kepada Eksportir adalah tingkat bunga rata-rata tertimbang (weighted average) antara tingkat bunga BEI dan Bank Pelaksana.
Untuk dapat menggunakan fasilitas pembiayaan dari BEI, terlebih dahulu harus ada penetapan credit line, untuk memperoleh credit line tersebut permohonan dapat diajukan dengan cara dan ketentuan sebagai berikut :
• Refinancing(Pembiayaan Kembali)
Permohonan diajukan kepada BEI oleh Bank Pelaksana.
• Cofinancing(Pembiayaan Bersama)
Permohonan diajukan kepada BEI oleh Eksportir dan atau melalui Bank
Untuk setiap Permohonan yang disetujui, BEI akan mengirimkam Surat Persetujuan dan selanjutnya menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas :
• Refinancing(Pembiayaan Kembali)
Antara BEI dengan Bank Pelaksana
• Cofinancing(Pembiayaan Bersama)
Antara BEI , Bank Pelaksana dan Eksportir.
Pengajuan penggunaan fasilitas pembiayaan kredit modal kerja ekspor kepada BEI harus melampirkan dokumen-dokumen :
• Kebutuhan Transaksional
1. Fotokopi L/C ekspor
2. Fotokopi SKBDN dalam rangka ekspor dari Eksportir Langsung, atau
3. Fotokopi kontrak penjualan dan atau order pembelian untuk transaksi non L/C dan
4. Fotokopi dokumen yang menjamin kepastian pembayaran dar pihak buyer atau Drawee (tertarik) yang dibuktikan dengan asuransi atau Bank Garansi / Standby L/C atau instrumen sejenis
• Kebutuhan Modal Kerja Tahunan
Menyerahkan Analisa Keyakinan dengan menambahkan keterangan mengenai target ekspor atas nama eksportir selama fasilitas pembiayaan berlangsung.
Fotokopi dokumen yang dipersyaratkan tersebut di atas harus dilegalisir oleh Bank Pelaksana. Selanjutnya maksimal 3(tiga) hari kerja perbankan setelah BEI menerima data tersebut dengan lengkap dan benar, BEI akan memberikan Notifikasi Persetujuan atas permohonan penggunaan fasilitas tersebut.
Untuk setiap pengajuan penggunaan fasilitas yang telah disetujui oleh BEI, maka :
• Refinancing (Pembiayaan Kembali)
Bank Pelaksana mengajukan permohonan pencairan fasilitas kepada BEI, dengan melampirkan :
1. Surat Sanggup yang telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
2. Nota Kredit dari Bank Pelaksana sebagai bukti pembiayaan kepada eksportir
• Cofinancing (Pembiayaan Bersama)
Eksportir mengajukan permohonan pencairan fasilitas kepada BEI melalui Bank Pelaksana, dengan melampirkan Surat Sanggup Eksportir yang telah ditandatangani oleh pejabat eksportir yang berwenang, kepada BEI dan Bank Pelaksana sesuai dengan porsi pembiayaan .
Pengkreditan oleh BEI akan dilakukan maksimal dengan value spot yaitu maksimal 2 (dua) hari kerja perbankan setelah menerima dokumen pada butir 1 diatas dengan lengkap dan benar.
Kantor Pemasaran
• BEI Medan
Contact Person: Bapak Eddie Rusland
Alamat: Gedung Bank Mandiri lt.6 Jln. Imam Bonjol No.7 Medan 20112
Tel: (6261) 414-6160, 414-4352, 414-5843, 414-9851
Fax: (6261) 414-8803
• BEI Surabaya
Contact Person:Ibu Irwi Indastuti Tjahyani
Alamat: Gedung Bumi Mandiri, Lt. 9 Ruang 905-906
Jl. Basuki Rachmat 129-137 Surabaya – 60271
Tel: (62 31) 532-4342, 532-4347, 532-4327, 534-6785
Fax: (62 31) 532-4346




http://www.bankbuana.com

Sejak awal berdiri Bank Buana Indonesia (BBI) berusaha untuk selalu memfokuskan pelayanan kami kepada Nasabah yang merupakan pedagang eceran, distributor dan perindustrian dengan skala usaha kecil-menengah. Sektor ini terbukti merupakan sektor ekonomi yang paling dinamis dan mampu bertahan serta berkembang pada saat perekonomian paling sulit sekalipun. Komitmen pada pilihan ini membuat BBI mampu melewati masa-masa sulit yang pernah dialami perbankan nasional dan bahkan mampu tumbuh berkesinambungan.
Kapasitas jaringan kantor, sumber daya manusia dan teknologi informasi perbankan terus kami kembangkan untuk mewujudkan impian kami menjadikan BBI sebagai bank terkemuka dan terpecaya dalam melayani Nasabah skala kecil-menengah tumbuh berkesinambungan dengan predikat bank sehat.
Komitmen teguh menjadi bank terkemuka dan terpercaya melayani nasabah usaha skala kecil-menengah sektor perdagangan dan distribusi. Konsisten menjalankan usaha berlandaskan prinsip kehati-hatian sesuai bidang perbankan adalah pilihan usaha kami. Memastikan setiap portofolio penyaluran dana berkualitas tinggi dan menghasilkan keuntungan untuk basis pertumbuhan berkesinambungan.
Hasilnya PT Bank Buana Indonesia Tbk salah satu dari sedikit bank yang tetap mampu membukukan laba. Sejalan dengan orientasi layanan perbankan focus kepada nasabah usaha skala kecil-menengah, kami terus melakukan upaya peningkatan aplikasi teknologi perbankan memenuhi kebutuhan Anda.
Empat dasa warsa lebih kami berpengalaman melayani Anda secara dekat di sentra perdagangan dan distribusi. Hubungan erat terjalin membuahkan usaha Anda tumbuh, kami mencatat tradisi kinerja keuangan tumbuh berkesinambungan. Produk dan layanan perbankan, kami sediakan mendukung kemajuan usaha dan memenuhi kebutuhan Anda, aman dan menguntungkan. Temukan produk perbankan yang Anda butuhkan dengan layanan pribadi kami.
Contact Person :Tanti (Biro Kredit), Telp. 021-6330585 ext. 3515
E-mail : krd@bankbuana.com




BANK DKI
Jl. Ir.H.Juanda III/7-9, Jakarta 10120
Telp. 021-2314567 (HUNTING)
Fax. 021- 3517660
Telex. 45791 BPD DKI IA

Jenis usaha yang dapat mengajukan kredit : Semua jenis usaha
Nilai plafon : Rp. 25 Juta - 5 Milyar
Persyaratan :
1. Usaha yang layak untuk dibiayai
2. Pengalaman usaha minimal 2 tahun
3. Legalitas usaha
4. NPWP bagi kredit diatas Rp. 100 Juta
5. Laporan keuangan (audit untuk kredit diatas Rp. 1 Milyar)
6. Jaminan atau agunan yang diserahkan sesuai dengan ketentuan bank
7. Informasi hubungan dengan bank lain
Contact person :
Nuzvaria
Telp. (021) 2314567 Ext. 811-812



BPR ABDIARTA SWADAYA
Jl. Raya Cipunagara No. 17 Pagaden, Subang Jawa Barat
Tlp. 0260-450278

BPR Abdiarta Swadaya merupakan BPR terbaik sebagai partisipan Proyek Kredit Mikro pola PHBK tahun 1999 dan 2000 se-Kantor Bank Indonesia Bandung. BPR yang memiliki wilayah kerja Kabupaten Subang dan sekitarnya. Dalam penyaluran kreditnya, BPR Abdiarta Swadaya menggunakan dua pendekatan, yaitu kredit perorangan dan kelompok (Kelompok Swadaya Masyarakat/KSM). Kredit kelompok disalurkan melalui pola PHBK, yaitu Program Hubungan Bank dan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat). Sebagian besar atau 67,65% kredit yang beredar disalurkan melalui pendekatan perorangan (kredit perorangan), sedangkan sisanya melalui KSM.
Jumlah nasabah yang mendapat kredit mencapai 3.925 orang. Dari jumlah ini 1.058 orang adalah kredit perorangan, sedangkan 2.867 orang melalui kredit kelompok. Kredit yang disalurkan sebagian besar digunakan untuk usaha perdagangan yang mencapai 63,42%, disusul pertanian 12,51%, jasa lain 11,13%, dan sisanya untuk kepentingan lainnya. Sebagian besar, 81,02%, kredit yang disalurkan tergolong lancar, sedangkan yang kurang lancar sebesar 12,20%, diragukan 6,14%, dan yang macet hanya 0,65%.


BPR TATAARTA SWADAYA
Jl. Jend,. Sudirman No. 555A Kota Gajah, Lampung Tengah
Tlp. 0725-44221, Fax. 0725-48317

BPR Abdiarta Swadaya merupakan BPR yang beroperasi untuk wilayah Lampung Tengah dan sekitarnya. Dalam penyaluran kreditnya, BPR Tataarta Swadaya menggunakan dua pendekatan, yaitu kredit perorangan dan kelompok (Kelompk Swadaya Masyarakat/KSM). Kredit kelompok disalurkan melalui pola PHBK, yaitu Program Hubungan Bank dan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat).
Kredit yang disalurkan digunakan untuk usaha perdagangan yang mencapai 40,86%, disusul sektor jasa 29,92%, industri 2,32%, pertanian hanya 1,97% dan sisanya sebesar 24,32% untuk sektor lain-lain.


BPR JATIARTA SWADAYA
Kotak Pos No. 1, Srimulyo, Piyungan, Bantul Yogyakarta 55792,
Daerah Istimewa Yogyakarta
Tlp. 0274-522927

BPR Jatiarta Swadaya melayani masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dengan dua pendekatan, yaitu kredit perorangan dan kelompok. Kredit kelompok disalurkan melalui pola PHBK, yaitu Program Hubungan Bank dan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat).
Dalam semester pertama 2001, BPR Jatiarta Swadaya menyalurkan kredit kepada 17 KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) dan 12 orang kreditur perorangan.


BPR KEBOMAS
Jl. R.A. Kartini No. 150B, Gresik, Jawa Timur
Tlp. 031-398-4381, Fax 031-397-0550

BPR yang memiliki wilayah kerja Kabupaten Gresik dan sekitarnya Dalam penyaluran kreditnya, BPR Abdiarta Swadaya menggunakan dua pendekatan, yaitu kredit perorangan dan kelompok (PHBK).








BPR ADYA MEKAR SWADAYA
Jl. Radar AURI No. 7 Cimanggis, Depok-Jakarta
Telp. 021-8725047

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua jenis usaha
Plafon : Rp. 1 Juta - Tidak ada keterangan.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP Suami Istri
2. Surat Nikah
3. Sudah ada usaha
4. Surat jaminan (BPKB/ Sertifikat tanah)
Contact Person : Bapak Ilham (Bagian marketing Kredit)

BPR ARTHA KARIMAH IRSYADI
Jl. Jatiwaringin No. 7 A Pondok Gede-Jakarta
021-8466831

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua jenis usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP
2. Surat Domisili RT/RW setempat
3. Rekening Koran Laporan Keuangan/laporan penjualan
4. Fotokopi Jaminan (BPKB/Sertifikat Tanah)
Contact Person : Bapak Mahrudz (Bagian Pembiayaan)

BPR CAKRA DANARTA
Jl. Ciledug Raya BI A/5-6 Larangan Utara –Jakarta
021-7303739

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP suami Istri
2. Fotokopi KK
3. Fotokopi Surat nikah Rekening Listrik & Telepon 1 Bulan Terakhir
4. Fotokopi PBB
5. Fotokopi Surat Jaminan (BPKB atau Sertifikat Tanah)
Contact Person : Ibu Dedeh
BPR PRIMAYASA
Jl. Daan mogot KM 21-Jakarta
021-5452217

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP Suami Istri
2. Fotokopi Kartu Keluarga
3. Fotokopi Surat Jaminan (BPKB atau Sertifikat Tanah)
Contact Person : Bapak Feri (Marketing Dana)

BPR BINA CITRA
Komp. Pertokoan Pasar Pagi Bintara Blok D/20-21 Bekasi Barat
021-8606767

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP, Kartu Keluarga
2. Rekening Listrik & Telepon 1 bulan terakhir
3. Surat Jaminan (BPKB atau Sertifikat Tanah)
4. Fotokopi PBB
5. Surat Keterangan tidak sengketa dari Kelurahan/Kecamatan
Contact Person : Ibu Emi (Bagian Kredit)

BPR KREO LESTARI
JL. Ciledug Raya No. 77 Ciledug
021-5848001

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP Suami Istri, KK, Surat Nikah
2. Fotokopi Sertifikat Tanah,IMB,PB
Contact Person : Ibu Iis (Customer Service)

BPR BINAPRIMA ARTHA MANDIRI
Jl. Dewi Sartika 23 C, Ciputat-Jakarta
021-7430027

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP, Surat Nikah,KK,PBB
2. Fotokopi Rekening Koran Bulan 3 Bulan terakhir
3. Surat jaminan (BPKB/Sertifikat Tanah)
Contact Person : Bapak Gunawan

BPR SUPRADANA MAS
Jl. Raya Jatiwaringin No.166 Pondok Gede-Jakarta
021-8464526

Jenis Usaha yang dibiayai : Semua Jenis Usaha.
Persyaratan :
1. Fotokopi KTP Suami Istri, KK
2. NPWP
3. Surat Jaminan (BPKB/Sertifikat Tanah)
Contact Person : Ibu Ayu (Bagian Kredit)

*Untuk nasabah baru biasanya BPR akan menetapkan platfon pinjaman max. Rp. 50 Jt, dan jumlah dapat naik setelah itu tergantung kebijakan BPR masing-masing.


http://www.pnm.co.id

• PNM VENTURE CAPITAL
Tujuan Pengajuan Usulan
1. Jenis Penyertaan :
a. Bagi Hasil/Obligasi Konversi/Penyertaan Saham
b. Besarnya jumlah penyertaan antara Rp 2-10 Milyar per usaha
2. Uraian Singkat Jenis Usaha yang Dibiayai
3. Persyaratan Penyertaan:
a. Bagi hasil : Grace Period/Jumlah Pembayaran Cicilan/Persentase Penyertaan dan bagi hasil yang diperoleh.
b. Obligasi Konversi : Harga Konversi/Persentase Penyertaan
c. Penyertaan Saham : Harga Saham/Persentase Penyertaan
d. Penggunaan Dana Penyertaan
e. Tahapan pencairan penyertaan
4. Besarnya Pendapatan PT PNM Ventura :
1. Biaya Administrasi/Commitment Fee
2. Perkiraan IRR dari Hasil Usaha (sedikitnya 20%)
3. Komisi dari hasil binaan (contoh : pemasaran hasil produksi)
5. Jaminan yang Diberikan (Khususnya dalam Bagi Hasil dan Obligasi Konversi)
Latar Belakang Usaha Yang Dibiayai
1. Jenis usaha/keterkaitan dengan usaha lain yang dibiayai PT PNM (single operation or integrated operation)
2. Pasaran dari produk yang dihasilkan : Domestik (regional/rumah tangga/industri/import substitution) atau Ekspor (barang akhir/bahan pembantu/mentah); Perkiraan besarnya permintaan dan perkembangan harga; Saluran distribusi dan metode pembayaran; Analisa persaingan.
3. Produksi : Teknologi/Sumber Keterkaitan dengan Pemilik Teknologi. Analisa sarana produksi usaha (layout planning, dst.) Sumber Daya Manusia yang tersedia dan analisa kualitasnya.
4. Input yang diperlukan oleh usaha yang dibiayai dan sumbernya : impor atau tersedia lokal. Jenis industri sumber input (pertanian, pertambangan, industri); Analisa kontinuitas.
5. Analisa kinerja dan kualitas personil yang terlibat dalam usaha yang dibiayai.
Analisa Keuangan dan Prospek Usaha
1. Analisa Rencana Usaha (Business Plan)
a. Rencana Pengembangan Produk
b. Rencana Perluasan Pasar
2. Bila perusahaan yang sudah berdiri : Analisa keadaan keuangan di masa lalu.
3. Rencana Pembiayaan Usaha untuk merealisasikan Rencana Usaha di luar penyertaan PNM Ventura.
4. Perkiraan penilaian usaha (Company Valuation) :
a. Asumsi yang dipakai
b. Proyeksi keuangan
c. Penilaian perusahaan
d. Batasan persentase penyertaan PT PNM Ventura yang diajukan ke Komite Investasi.
5. Rencana Exit bagi PNM Ventura.
Rencana Dampingan Yang Dibutuhkan
Dampingan yang diperlukan oleh Perusahaan Pasangan Usaha ditentukan oleh evaluasi usaha PPU dan evaluasi :
1. Bidang apa yang harus ditingkatkan
2. Siapa yang akan mendampingi
3. Persyaratan kontrak pembinaan
4. Kriteria keberhasilan dan kegagalan pembinaan
5. Lamanya masa pembinaan
• PNM Techno Venture
Merupakan salah satu vehicle PNM Venture Capital untuk mengkomersialisasikan teknologi domestik. Sebagaimana yang diketahui, produsen teknologi domestik memerlukan dukungan banyak pihak agar dapat mendorong pemanfaatan teknologi domestik oleh industri nasional, termasuk dukungan dari institusi pembiayaan berbasis ventura.
Berkaitan dengan hal tersebut, PNM Venture Capital dalam menjalankan fungsinya memahami arti penting peranan teknologi dan inovasi dalam meningkatkan nilai tambah dan daya kompetisi suatu usaha, sehingga tuntutan komposisi dari sumberdaya manusia yang harus direkruit dan dimiliki oleh PNM Techno Venture adalah yang memahami sisi finansial serta sisi teknologi dari suatu proyek.
Pasar yang dituju oleh PNM Techno Venture adalah UMKMK yang berbasis teknologi, dan teknolog domestik yang membutuhkan dukungan venture capital. Equity dalam penyertaan modal untuk setiap target usaha maksimum Rp 5 Milyar. Dalam hal ini PNM Techno Venture akan berpartisipasi dalam bentuk direct investment, profit sharing dan juga convertible bonds.
Untuk membantu para investee companies, pembenahan program manajemen akan dilaksanakan oleh PNM Techno Venture. Asistensi manajemen meliputi hal-hal seperti produksi, keuangan, pembelian bahan baku, pemasaran dan hal lainnya yang dianggap perlu.
PNM Techno Venture sebagai afiliasi PNM Venture Capital bertugas untuk menganalisa dan mengolah usulan investasi melalui tahap technology assessment, financial assessment, business assessment, dan business arrangement. Langkah-langkah tersebut diambil dalam sebuah usaha membangun potensi manusia bersumberdaya yang dapat bekerja sama cerdas dengan pihak lain, sehingga dapat mewujudkan peningkatan standar mutu kehidupan masyarakat Indonesia.

Lingkup Kerja
1. Strategic Consulting
PNM Techno Venture membangun kerjasama dengan mitra strategis dari bidang iptek, pendidikan, lembaga pemerintahan, KM HaKI, dan sektor industri untuk membuka dan menjaga peluang investasi. Tujuan dari divisi ini adalah sebagai alat penelitian dan pengembangan potensi lahan investasi.
2. Project Arrangement
Divisi ini memfokuskan kegiatannya pada pendanaan proyek yang dikerjakan oleh mitranya, dengan aliran uang dan potensi pendapatan sebagai perhatian utama. Ini merupakan sumber masukan dana yang akan digunakan untuk mengembalikan pinjaman pendanaan dan memperhatikan asset klien yang dapat dijadikan jaminan pinjaman.
3. Investment Financing
Divisi ini melakukan kegiatan pembiayaan kepada perusahaan untuk membiayai pertumbuhannya yang memungkinkan pendapatan keuntungan jangka panjang.
Pembiayaan tersebut merupakan pelengkap selain pendanaan internal perusahaan, baik dari laba yang ditahan maupun sumber lain.
Pengembangan Usaha
Salah satu pengembangan usaha yang dilakukan oleh PNM Techno Venture adalah Incubant Program. Program ini dimaksudkan agar perusahaan yang tidak layak menjadi investee dapat berkembang cepat dalam mencapai standar investee. Di samping itu, incubant program ini juga bertujuan untuk mencapai success ratio yang baik, sehingga PNM Techno Venture berkesimpulan bahwa sebelum menjadi investee sebaiknya perusahaan dijadikan incubant terlebih dahulu. Pembiayaan untuk incubant didapatkan dari nilai sub contracting project yang diberikan oleh PNM Techno Venture.Pada tahap awal, PNM Techno Venture baru menjadikan bidang IT sebagai program incubation, tapi di masa mendatang bidang-bidang lain seperti biotech juga akan disentuh.
• Lembaga Keuangan Mikro & Syariah (LKMS) PNM
LKMS PNM bertujuan untuk memberdayakan usaha kecil, menengah dan koperasi melalui penguatan dan pengembangan lembaga keuangan alternatif seperti : Bank Umum Syariah, BPRS, atau Koperasi yang berprinsip syariah. Bentuk pembiayaan yang diberikan kepada nasabah berbentuk : penyertaan modal, pembiayaan, dan Restricted Invesment.
Usaha pemberian pembiayaan nasabah adalah usaha yang memenuhi prinsip :
1. Natural Resource Base
2. Knowledge Base
3. Community Base
4. Regional Base

http://www.venturaindonesia.com
Graha Niaga Tower, Lt.M Jalan Jenderal Sudirman, Kav.58 Indonesia
Tel : (021)2505270; Fax : (021)2505275 E-mail : info@venturaindonesia.com

PT. Bahana Artha Ventura adalah anak perusahaan dari PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Perusahaan ini mengembangkan perusahaan ventura (kerja sama).
PT. Bahana Artha Ventura mendukung rencana go-public sejumlah Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) guna menambah dana bagi pengembangan UKM nasional yang dikoordinir lewat Perusahaan Pasangan Usaha dengan rencana penerbitan obligasi
PT Bahana Artha Ventura tahun ini berencana memperluas jaringan perusahaan modal ventura daerah (PMVD) di beberapa provinsi dan kota/kabupaten serta mengembangkan kegiatan fund raising di daerah.




PT.SARANA JABAR VENTURA
Jl. Laswi No. 104-108 Bandung 40273
Tel : (022)7334722; Fax : (022)7334727
E-mail : sjv@elga.net.id;sjv_jabar@yahoo.com

PT. Sarana Jabar Ventura Adalah perusahaan modal ventura pertama di Indonesia, yang bertujuan untuk membina pengusaha kecil dengan penyertaan modal dan bimbingan manajemen. Pendirian PT. Sarana Jabar Ventura di prakarsai oleh Menteri Keuangan Republik Indonesai Bapak Mar'ie Muhammad , selanjutnya direalisasikan oleh para pengusaha Jawa Barat dengan mengumpulkan sejumlah dana sebagai modal PT. Sarana Jabar Ventura untuk diteruskan ke para pengusaha kecil yang berada di Jawa Barat. Dengan demikian PT Sarana Jabar Ventura merupakan bentuk nyata dari kemitraan, dimaksudkan untuk lebih mempercepat proses pembinaan pengusaha kecil dengan prinsip saling membutuhkan, memperkuat dan menguntungkan. Sebagai Lembaga Keuangan Modal Ventura, PT Sarana Jabar Ventura telah mendapatkan izin operasi dari Departemen Keuangan RI pada tanggal 20 Mei 1994 dan telah diresmikan oleh Menteri Keuangan RI, Bapak Mar'ie Muhammad pada bulan Juni 2001 di Bandung.

PT. SARANA JATENG VENTURA
PT Sarana Jateng Ventura, perusahaan afiliasi PT. Bahana Artha Ventura dengan perusahaan daerah dan sejumlah lembaga lainnya di Jawa Tengah, pada 2003 menargetkan pembiayaan UKM serta mikro hingga Rp. 25 miliar


PT SARANA BALI VENTURA
Gedung Deperindag (Unit Design Center)
Jl. By Pass-Ngurah Rai Mo. 17 Denpasar 000008
Tel : (0361)282886, 282887,282889; Fax : (0361)0361-282890
E-mail : balivent@indosat.net.id
Kontak Person : I Made Gunawirawan, Asher Imaret Siregar


http://www.kadin.net.id, http://www.kadinnet.com, http://www.kadin.or.id
PT. Armo Kadinnet
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-2 kav 5 Kuningan Jakarta Selatan Telp. 021-2525915 Fax. 021-2525916

Ecumenical Development Cooperative Society
http://www.oikocredit.org
Oikocredit Indonesia, Jl. Sumbing 8 Candi Baru Semarang 50231
Email : office.id@oikocredit.org

Oikocredit Indonesia, telah memberikan kredit jangka panjang pada sekitar 40 lembaga keuangan mikro antara lain Bank Perkreditan Rakyat, Koperasi, usaha agribisnis, dan usaha-usaha Penggerak Usaha / Ekonomi Mikro (PUM).
Bila memakai daftar nama peminjam pelaku Usaha Mikro dari lembaga-lembaga itu, maka diperkirakan ada 20.000 unit Usaha Mikro sedang tumbuh berkat pinjaman dari Oikocredit. Mereka berada di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali. Kemungkinan ekspansi ke daerah lain selalu terbuka.
Secara nasional diperkirakan ada 40 juta unit atau pelaku UM di seluruh negeri. Secara rata-rata setiap pelaku UM ini dapat menghidupi 5 orang termasuk anggota keluarganya, yang berarti sektor ini bisa menghidupi 97% dari 225 juta penduduk serta mempekerjakan 99% tenaga kerja.
Keputusan Pemerintah mengaktivasi sektor ini adalah tepat. Pemerintah sendiri setiap tahun mengalokasikan puluhan trilyun rupiah untuk dipinjamkan pada sektor ini. Oikocredit Indonesia dengan perannya menerapkan prinsip bisnis yang sehat akan dapat membantu mensukseskan program Pemerintah ini.
Bagaimana pun juga salah satu kunci keberhasilan negeri ini guna bisa keluar dari pelbagai krisis ekonomi, adalah memberi peluang pertumbuhan yang sehat terhadap usaha-usaha mikro ini. Oikocredit Indonesia mengkhususkan diri bermitra dengan lembaga, perusahaan, organisasi yang berkepentingan dengan pengembangan Usaha Mikro, misalnya Bank Perkreditan Rakyat, Koperasi Kredit, dan/atau Perusahaan kategori Penggerak Usaha Mikro atau Community Base Enterprise (CBEs).

http://www.swamitra.com

SWAMITRA adalah nama dari suatu bentuk kerjasama/kemitraan antara Bank Bukopin dengan Koperasi untuk mengembangkan serta memodernisasi usaha simpan pinjam melalui pemanfaatan jaringan teknologi (network) dan dukungan sistem manajemen sehingga memiliki kemampuan pelayanan transaksi keuangan yang lebih luas, dengan tetap memperhatikan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Manfaat
• Sistem teknologi dan manajemen Swamitra diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan anggota kepada Koperasi untuk melakukan penghimpunan dana.
• Anggota Swamitra dapat melakukan transaksi keuangan secara on line di seluruh kantor Swamitra se Indonesia.
• Memberikan dukungan pada penyediaan informasi dan komunikasi bisnis sehingga produksi dan pemasaran dapat dilakukan dengan baik.
• Penyajian laporan keuangan beserta perubahannya dapat dilakukan secara cepat dan akurat.
• Sistem manajemen dan teknologi Swamitra dapat menjadi daya tarik bagi pihak lain untuk menempatkan dana dengan tujuan membantu peningkatan usaha kecil & mikro.
Misi dalam Kemitraan Swamitra :
Tahap Awal, pelayanan transaksi keuangan (transactions mechanism) yaitu pemberian layanan simpan pinjam & transaksi keuangan lainnya yang terkait dengan usaha simpan pinjam tersebut seperti : simpanan, pinjaman, kiriman uang, pembayaran tagihan.
Tahap Antara, media informasi dan komunikasi bisnis (business information system) yaitu menyediakan informasi dan komunikasi bisnis terkait barang dan jasa.
Tahap Lanjutan, memberikan dukungan pada terlaksananya transaksi jual-beli barang dan jasa (physical distribution) yaitu dukungan terjadinya transaksi jual beli dengan pemanfaatan jaringan distribusi yang lebih efisien.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh Koperasi adalah sebagai berikut :
• Akta pendirian / Anggaran Dasar beserta Perubahannya.
• Khusus untuk KSP atau KSU yang telah memiliki USP maka kegiatan Simpan Pinjam tersebut telah dikelola secara tertib dan otonom.
• Khusus untuk KSP atau KSU yang telah memiliki USP maka usaha/Unit Usaha Simpan Pinjam tidak dalam kondisi menanggung kerugian yang cukup materiil dan tidak membebani jika kerjasama ini dilaksanakan.
• Menyerahkan susunan Pengurus yang sah sesuai ketentuan yang berlaku.
• Menyerahkan foto copy KTP seluruh Pengurus dan atau Identitas lainnya.
• Tidak sedang terjadi perselisihan Kepengurusan dan tidak sedang bersengketa / menghadapi gugatan / tuntutan.
• Pengurus Koperasi berkarakter baik.
• Menyerahkan foto copy NPWP dan perijinan usaha yang diperlukan.
• Administrasi dan laporan keuangan telah dilaksanakan dengan tertib.
• Laporan keuangan Koperasi telah menunjukkan kondisi sebenarnya dan diharuskan telah diaudit oleh Akuntan Publik yang independen.
• Memiliki sarana dan prasarana kerja yang memadai.
• Memiliki kemampuan setoran Modal Sendiri/Tetap dan Modal Kerja Usaha dalam pembentukan Swamitra sesuai yang dipersyaratkan.
• Menyetujui dan menandatangani Perjanjian Kerjasama.
• Bersedia mentaati ketentuan perundang-undangan dan peraturan pemerintah yang berlaku.
Produk-produknya antara lain :
• Simpanan
• Simpanan Berjangka
• Pinjaman Harian
• Pinjaman Berulang
• Pinjaman Fleksible
• Pinjaman Insidentil





http://www.bmm-online.org
Wisma Janakarya JL. Gunung Sahari III/7 Jakarta 10610 Indonesia
Ph.(62-21) 420 4402, Fax.(62-21) 426 9571, E-mail: bmm@bmm-online.org

Bina Masyarakat Mandiri (BMM) memberikan jasa keuangan untuk usaha kecil dalam bentuk individu, kelompok atau koperasi dengan bunga rendah dan syarat yang mudah. BMM mengembangkan keuangan mikro dengan skala makro antara lain dengan mengembangkan kerja sama antara pemilik usaha yang berpendapatan kecil. BMM yang terdiri dari anggota kelas menengah (berkebangsaan Indonesia atau asing) adalah bentuk solidaritas institusi untuk membangun solidaritas institusi dalam rangka membentuk jembatan sosioekonomi, agama dan perbedaan etnis. Dalam rangka menggerakkan dana dalam bentuk keuangan mikro, pinjaman lunak atau program asistensi untuk pengusaha kecil dan menengah (petani, nelayan, dll) khususnya dalam bentuk kelompok usaha kecil baik yang tergabung dalam koperasi maupun tidak. Peningkatan hubungan antara BMM dengan pemerintah, swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia dan Negara lain untyuk mempercepat pencapaian tujuan dari BMM. Pendistribusian pinjaman dana difasilitasi oleh LPUM (Lembaga Pengembangan Usaha Mandiri). LPUM mengembangkan, mendampingi, dan melatih anggota kelompok usaha kecil yang selalu diipantau LPM tentang kapabilitas dan kemampuan pengembangan kelompok usaha kecil, termasuk kesiapan mereka untuk menerima sekaligus mengembangkan pinjaman lunak tersebut. LPUM bukan merupakan lembaga keuangan tetapi merupakan perantara lembaga keuangan. LPUM tidak mengelola dana, pada prakteknya hanya menyiapkan proposal bagi kelompok usaha kecil yang akan diajukan ke BMM dan mendistribusikan pinjaman dana yang disetujui oleh BMM untuk kelompok-kelompok usaha kecil tersebut.
LPUM atau institusi pengembangan diri masyarakat semacam LSM yang bergantung pada hibah dari lembaga donor untuk keberlanjutan oraganisasinya. Dengan memainkan peran sebagai perantara institusi keuangan melalui asistensi, pelatihan dan fasilitator anggota kelompok-kelompok usaha kecil, sedangkan biaya untuk keberlangsungan organisasi yang didapatkan dari penghasilan atas kinerja fungsinya. Kerjasama antara BMM, LPUM, dan kelompok-kelompok usaha kecil diimplementasikan dengan melakukan kerja sama jasa saling menguntungkan melalui mekanisme pasar.
ALTRABAKU (Asosiasi LPSM Mitra Lembaga Keuangan dan Pengembangan Usaha Mikro)
E-mail: lpum@cbn.net.id

Asosiasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelembagaan LPSM sebagai penggerak upaya penguatan ekonomi rakyat yang berfokus pada aspek keuangan dan usaha mikro.

BK3I (Badan Koordinasi Koperasi Kredit Indonesia)
http://www.indocrp.or.id
E-mail: indocrp@indocrp.or.id
Jl. Gunung Sahari III/7 Jakarta Pusat
Phone: +62-21-421-4970, Fax: +62-21-424-6527

Lembaga ini didirikan untuk memperkokoh Gerakan Koperasi Kredit Indonesia melalui pendidikan dan pelayanan keuangan dengan melakukan usaha yang sehat, aman dan profesional untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan anggota.
Untuk menjalankan misi tersebut, maka BK3I menetapkan beberapa sasaran sebagai berikut :
- Menerapkan sistem manajemen usaha yang profesional serta sistem monitoring dan auditing yang seragam dan efektif dalam Gerakan Koperasi Kredit Indonesia.
- Meningkatkan dan mengembangkan usaha pelayanan keuagan yang mandiri, sehat, kokoh, kuat dan aman serta mengembangkan berbagai produk perlindungannya, dalam Gerakan Koperasi Kredit Indonesia.
- Melaksanakan dan mengembangkan pelayanan dan pelatihan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kemampuan manajemen pengurus dan pelaksana dalam memberikan pelayanan keuangan, serta menambah pengetahuan dan wawasan anggota koperasi kredit pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
- Menciptakan usaha-usaha lain yang mendukung dan melengkapi usaha pelayanan keuangan yang telah ada dalam Gerakan Koperasi kredit Indonesia.
- Membina hubungan baik dengan lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam rangka memperkuat kelembagaan serta mempertahankan eksistensi dan mengembangkan gerakan koperasi kredit di seluruh indonesia.




www.akm.or.id
Jl. Cengkeh No 9, Pondok China • Depok 16424 Jawa Barat
Telp/Fax : 021-7756613
E-mail : akm_jabodetabek@yahoo.com

Layanan LKM kepada masyarakat dikategorikan dalam 3 cara yaitu :
1. Layanan pinjamaan dengan pola bagi hasil. Pola bagi hasil tersebut berpijak pada "Syari'ah Islam".
2. Layanan pinjaman kepada masyarakat mengarah sistem "bunga".

Dalam layanan pinjaman di kedua pola tersebut, LKM menggunakan pendekatan individual dan kelompok. Dalam pendekatan kelompok memetik pengalaman dari Grameen Bank, Bangladesh.






http://www.hsbc.co.id
Telp. (021) 252 0222, Fax. (021) 524 8180

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) mendedikasikan diri untuk membantu perkembangan bisnis. Dengan pengalaman lebih dari 136 tahun di Asia, kami HSBC menjadi pilihan tepat sebagai pasangan perbankan, karena HSBC memiliki pengetahuan internasional maupun keahlian lokal yang dibutuhkan untuk berkembang secara lokal maupun internasional.
Dengan keunggulan pengetahuan lokal dan pengalaman serta jaringan global, HSBC menyediakan produk dan layanan perbankan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha.
Layanan Perbankan yang Komprehensif
Paket pelayanan perbankan yang komprehensif, mencakup: rekening dan deposito, pembayaran dan remittance, ekspor-impor, konversi mata uang asing dan sebagainya. Kebutuhan perbankan Anda akan dapat terpenuhi secara maksimal sebagaimana yang Anda harapkan. Rekening giro, deposito berjangka - semua tersedia dengan fasilitas pelayanan yang terbaik.
Proses Dokumen Ekspor 24-jam
Waktu pemrosesan yang cepat akan memberikan keunggulan bagi usaha. kami dapat menginformasikan Anda dalam waktu 24 jam jika terdapat discrepancy atau masalah dengan dokumen ekspor Anda.
Informasi Perdagangan Dunia
- Bebas Biaya
HSBC menyediakan pelayanan informasi terkini mengenai berbagai hal yang relevan dengan kegiatan bisnis di berbagai pasar dunia. Akses informasi akan menjadi elemen vital bagi Anda dalam menentukan keputusan transaksi bisnis dengan rekan usaha Anda di negara lain. Kemudahan informasi ini diberikan secara eksklusif oleh HSBC bagi nasabah Business Banking, tanpa dikenai biaya.
Layanan Informasi Letter of Credit secara Elektronik
Proses pengiriman surat konfirmasi ataupun dokumentasi lainnya secara konvensional yang kurang efisien kini tidak akan lagi membebani Anda. HSBC menyediakan layanan informasi mengenai LC yang diterima oleh Bank, sekaligus salinannya, secara online melalui e-mail.
Fasilitas Kredit
Fasilitas kredit dapat diberikan untuk usaha Anda dengan berbagai fleksibelitas jaminan kepada Bank, baik berupa rekening dalam/luar negeri maupun garansi bank dari dalam/luar negeri.
HSBC memiliki berbagai macam produk pendanaan yang meliputi :
1. Fasilitas Cerukan
Cara mudah dan fleksibel berupa fasilitas pendanaan jangka pendek sesuia kebutuhan arus kas, misalnya untuk pembyaran rekening telepon dan listrik, pembyaran dari kas kecil (petty cash) dan biaya rutin lainnya.
2. Pinjaman Dana Impor
Fasilitas pinjaman impor yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan pembelian barang impor dengan Letter of Credit (L/C) atau Letter of Credit (L/C berjangka). Pembiayaan impor barang juga dapat dilakukan dengan Pinjaman Impor (Clean Import Loan) dengan menyediakan faktur pembelian danb bukti pengiriman barang.
3. Pembelian secara DP/DA
Pendanaan dimuka yang diberikan oleh Bank bila Anda telah melakukan penjualan ekspor dengan Letter of Credit (L/C), yang dapat berupa documents against acceptance (DA) atau Documents against Payments (DP).
4. Bank Garansi
Fasilitas penerbitan suatu garansi dari HSBC untuk melakukan pembayaran kepada pihak penerima berdasarkan pra-syarat dan kondisi yang sudah ditentukan sebelumnya. Jenis-jenis garansai yang kita tawarkan berupa performance bonds, bid bonds, tender bonds, garansi pembayaran dimuka, garansi deposit penyewaan dan garansi ke-imigrasian.
5. Treasury Line
Fasilitas untuk melakukan transaksi spot atau forward atau tom dalam mata uang asing untuk keperluan hedging
6. Trade Line
Memungkinkan bank untuk melakukan negosiasi terhadap dokumen ekspor yang tidak sesuai.
Contact Person :
Business Banking Center
Telp. (021) 5790 7260
E-mail : globalcash@hsbc.co.id


Website : http://www.db.com



Website : http://www.brancbostoncapital.com

BancBoston Ventures melakukan investasi di sektor swasta, perusahaan yang sedang tumbuh dan berkembang dalam industri teknologi, media, komunikasi dan kesehatan. Daerah operasionalnya mulai dari Boston, Palo Alto, London, Hong Kong, Buenos Aires and São Paulo, yang jangkauannya global dan sumbernya dapat membantu pertumbuhan perusahaan.
BancBoston Ventures telah berhasil membawa lebih dari 44 tahun pengalaman lembaga venture capital experience untuk setiap peluang investasi, jaringan dengan industri yang luas di seluruh dunia dengan kekuatan dari jaringan keuangan FleetBoston
Hal ini juga dikombinasikan dengan asset pemberdayaan sumber daya yang unik, dan perbedaan kami dari lembaga venture capital lainnya.
Sejak 1959, BancBoston Ventures telah berhasil melakukan investasi melalui peluang-peluang yang tumbuh dalam bidang teknologi, media, komunikasi dan kesehatan. Dari hasil tahap inkubasi sampai dengan tahap menjadi perusahaan terbuka, dengan ekspansi modal melalui tim yang menangkap setiap peluang yang tepat. Dengan kombinasi pengalaman dalam jangkauan global dari system waralaba dan kemitraan strategis menjadikan nilai yang unik dan terbatas.



Website : http://www.ventureworthy.com

VentureWorthy membantu perusahaan untuk mendapatkan modal. Ia merupakan sumber yang bernilai bagi pengusaha yang sedang mencari modal untuk memulai usaha.
Di situs ini bisa mencari jika lembaga modal ventura menjadi sulit untuk memenuhi rencana bisnis dan membantu dalam mencari sumber investasi yang dibutuhkan untuk sejumlah bisnis dari mulai usaha sampai dengan menghasilkan keuntungan.
Lembaga ini menggunakan teknik pengumpulan dana bagi perusahaan yang bersedia untuk mengganti modal perusahaannya menjadi dana yang menghasilkan keuntungan untuk ekspansi bisnisnya. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh semua tipe perusahaan baik yang berbasis teknologi maupun yang tidak. Lembaga Venture Capital juga melakukan investasi yang beragam mulai dari awal mulai usaha sampai dengan tahap pengembangan dan berhasil dalam hal manajemen keuangannya.
Lembaga Venture capital biasanya menerapkan nilai tingkat penndapatan yang tinggi dalam investasinya sekitar 20% pertahunnya, dan besarnya nilai keuangan bagi bisnis ini berkisar mulai dari 500 ribu sampai jutaan dolar.
Investor biasanya menginginkan control yang sedikit pada perusahaan dengan tingkat pendapatan yang kecil, dengan criteria yang tidak jauhberbedaKelompok investor ini menggunakan modal sendiri dan biasanya diinvestasikan pada perusahaan yang baru memulai usahanya. Semua investor menginginkan modalnya tumbuh dan pendapatannya terus bertambah dan bisnisnya tymbuh secara terus menerus untuk meningkatkan pendapatan dari investasi yang diberikan.
Pasar venture capital saat ini sedang kembali tumbuh dengan baik, setelah terjadinya kasus “dot com bubble”. Lembaga Venture capital menginginkan sumber dananya dapat dimanfaatkan bagi usaha-usaha baru yang mampu meningkatkan nilai investasinya. Hal ini dapat dipenuhi dengan ide-ide bisnis yang orisinik dan rencana bisnis yang matang.
VentureWorthy adalah sumberi yang didapatkan dari FundingPost.com yang dapat untuk menggalang semua tipe permodalan, lembaga venture capital, investor, pinjaman bank, dan tipe pinjaman untuk modal kerja awal.



www.unctad.org
Palais des Nations 8-14, Av. de la Paix 1211 Geneva 10 Switzerland
UNCTAD -- Empretec Program

Situs ini merupakan milik United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD). UNCTAD mensponsori program peningkatan pertumbuhan dan daya saing kompetisi bagi Usaha Kecil dan Menengah di negara-negara berkembang.
Dalam situs ini berisi informasi program-program seperti globalisasi dan pengembangan, Komoditi dan perdagangan internasional, Investasi teknologi dan pengembangan pearusahaan, Negara-negara berkembang dan infrastruktut jasa.
Selain itu situs ini juga mempublikasikan paper-paper yang terbaru tentang bisnis, pengembangan UKM, analisis ekonomi makro dan statistic UNCTAD.


www.worldbank.org
The World Bank Office, Jakarta
Jakarta Stock Exchange Building Tower 2, 12th Floor,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
World Bank -- Financing for Small- and Medium-Size Enterprises
Web Site: http://www.worldbank.org/business/sme.htm

Lembaga ini memberikan fasilitas pendanaan untuk Usaha Kecil Menengah dari dana World Bank dan perusahaan keuangan internasional lainnya.











http://www.adb.org/

Bank pembangunan Asia menyediakan dana langsung untuk perusahaan-perusahaan swasta dan lembaga-lembaga keuangan melalui pinjaman, underwriting, investasi dalam pinjaman equity, co-financing dan penjaminan.

Asian Finance and Investment Corporation Ltd.
Web Site: http://www.adb.org/Work/PSG/afic.asp

Perseroan investasi dan Asia, dibentuk di bawah bantuan ADB, berkonsentrasi terutama pada proyek-proyek ukuran menengah dalam sektor-sektor pabrik dan lain-lainnya

European Union -- Asia - Invest Program
Web Site: http://www.asia-invest.com

Suatu inisiatif yang menyediakan bantuan dana untuk membantu kerjasama bisnis antara perusahaan-perusahaan dari Uni Eropah dan Asia.

European Investment Bank (EIB)
Lembaga ini adalah lembaga Uni Eropa yang menyediakan pinjaman dan modal eqiuty untuk proyek-proyek investasi di negara-negara berkembang dan negara-negara transisi.

European Community Investment Partners (ECIP)
Web Site: http://europa.eu.int/en/comm/dg1b/ecip/home_en.html

Program ini diperuntukkan untuk kerjasama antara Eropa dengan partner di Asia, Amerika latin, Mediterna dan Afrika Selatan.

Germany -- Kreditanstalt fiir Wiederaufbau
The German Investment and Development Company (DEG)
Web Site: http://www.deginvest.de

Lembaga ini adalah lembaga keuangan dan konsultasi yang membantu pengembangan sektor swasta di Afrika, Asia, Amerika Latin dan Eropah Tengah dan Timur. DEG menyediakan pelayanan keuangan dan konsultasi, termasuk partisipasi equity dan jaminan.
Lembaga ini mengembangkan investasi di negara-negara berkembang dengan pinjaman dan hibah yang lunak

United States -- Overses Private Investment Corporation (OPIC)
Lembaga ini menjual asuransi investasi, menyediakan pendanaan jangka menengah dan jangka panjang kepada proyek-proyek dengan keterlibatan Amerika yang cukup dan mensponsori dana-dana investasi.

European Commission -- Bureau de Rapprochement des Entreprises (BRE)
Web Site: http://bre.cec.eu.int/demo/pathway/p1_04.htm

Dengan jaringan lebih dari 500 koresponden di 76 negara yang memberikan layanan kepada Usaha Kecil dan Menengah yang membutuhkan identifikasi mitra bisnis dari luar negeri yang dapat berkelanjutan.

UOB Venture Investment Ltd.
(Modal Ventura)
80 Raffles, 30th Storey UOB Plaza 2 Singapore 048624
Telp. : (65) 5393533, Fax : (65) 5382569
Kontak Person : Ernest Wong Yuen Weng, Wee Ee Cheong dan Gn Hiang Meng

EDB Venture Capital Fund
Tahun pendirian : 1985.
Besarnya dana yang diberikan : 100 Juta dolar Singapura.
Investor : Pemerintah Singapura (EDB).
Tujuan :
1. Pendamping investasi dengan investor lokal dalam teknologi perusahaan baik di Singapura maupun diluar Singapura.
2. Investasi dalam pengembangan professional dan manajemen pendanaan modal ventura untuk mendapatkan akses pada teknologi-teknologi baru.
3. Menciptakan industri permodalan ventura yang kondusif yang dapat menyediakan modal bagi pengusaha-pengusaha lokal.
Bidang Investasi :
Bioteknologi, hardware dan software computer. CAD/CAM, robot, telekomunikasi, mikroelektronik, peralatan medis, produk-produk kesehatan, elektro-optik dan laser. Secara khusus juga dalam investasi teknologi perusahaan yang menggunakan super mikrokomputer, disk drive, Pengontrol CAD, semikonduktor dan mikrochip.

South East Asia Venture Investment (SEAVI)
Tahun pendirian : 1983.
Besarnya dana yang diberikan : 86 Juta dolar Singapura.
Investor : sponsor SEAVI dan global investor termasuk Advent Internasional, Grup Orange Nassau, Bank Industri Kuwait, Bank Algemene Nederland, dan Asuransi Prudential.
Bidang Investasi :
Industri-industri teknologi tinggi seperti komunikasi, elektronika, computer, medis dan semikonduktor.

Website: http://www.adbtasme.or.id



Website : http://www.ventureplan.com


Website : http://www.venturecapital.com.br



Website : http://www.vfinance.com


Website : http://www.dragonventure.com
Silicon Valley Headquarters (Map)
350 Cambridge Avenue, Suite 200
Palo Alto, CA 94306, USA
Tel: 650-688-0888
Fax:650-289-0005
Email: info@dragonventure.com
China Office
Zhongguancun Chuangye Tower
32 Shangdi Information Central Blvd.,
Suite 511
Haidian, Beijing 100085, China
DragonVenture's Venture Capital Operation provides comprehensive services to entrepreneurs. These services include pre-investment venture advisory/coaching services and capital introduction as well as both passive and active funding opportunities.
Our investment philosophy always begins with the idea of investing in "people", "core technology", and "market opportunity" while clearly keeping the "exit strategy" in mind. Our targeted companies include mainstream US companies planning on expanding to China, Chinese American entrepreneurs, and local Chinese companies.
We are one of the few VC firms with the "niche" to fund business with "cross-pacific" model where companies are headquartered in the Silicon Valley with major operations in the Greater China region.
DragonVenture's investment vehicle is multi-faceted.
"Ever-green" Fund: We have an "Ever-green" fund which to date already invested US$10M in early stage hi-tech companies. This general fund focuses on areas where DragonVenture's team and advisors have significant operational experiences or industry insight which include but are limited to companies with core technology in IC/EDA, wireless/telecommunication, and Linux/enterprise software industries.
Strategic Co-Managed Fund with local Chinese VC firms: We are one of the few venture capital firms pioneering the concept for co-management of industry-specific funds with other leading venture capitals. Afterall to be a true bridge, in our opinion, you must have operations on both sides of the Pacific.
On this front, we have a US $60M fund under formation that targets fabless IC design and EDA software together with Shenzhen Venture Capital, PRC, and a $50M late-stage M&A fund with the first $5M anchored with Canton Venture Capital, PRC.
Capital Introduction/Syndication: As best said by John Doerr of Kleiner Perkins Caufield & Byers: "if the business plan is good enough, we [VC] can always find money to fund it." For those business that does not fit our existing funds' objective or limited partner's expectation but still represent an outstanding opportunity for certain specialized investor network, we will, on a very selective basis, help the entrepreneur source capitals from our investor network in Greater China and elsewhere.
DragonVenture Inc., the premier Cross-Pacific venture capital, consulting and merger and acquisition company, is a critical bridge between the United States and Greater China markets.
We are committed to helping our entrepreneurs and investors thrive by seeking out sound investment opportunities, culturally savvy business strategies and strategic alliances in today's increasingly globalized marketplace.
Our portfolio companies focus in the areas of telecommunications, Internet infrastructure, and Linux, fabless IC designs and EDA. The DragonVenture team of dedicated consultants and experts is ready to develop coherent and viable business models for startups and established companies alike.
With our emerging early stage and M&A funds, DragonVenture provides complete cross-Pacific services and solutions to accelerate growth and expansion in both the United States and Greater China.

Website : http://www.garage.com

Garage Technology Ventures is a venture capital investment bank for emerging technology companies. Garage works with companies in three ways -- we provide direct investment of venture capital, private placement services, and M&A advisory services. We combine senior management attention, a hands-on team approach, proven syndication ability, and an extensive network of high-level contacts to enable early-stage technology companies to reach their strategic and financial goals.
Garage Technology Ventures has worked with over a hundred early-stage technology companies and is uniquely positioned to help fund and grow innovative startups from the earliest stages through maturity. Since 1999, Garage has raised over $380 million in venture capital for its clients in 87 transactions through its broker/dealer subsidiary, Garage Securities, Inc. The Garage team also has extensive experience advising clients on strategic alternatives and executing merger and acquisition transactions.
Garage delivers financial services for technology companies from the earliest stages through maturity. For early-stage companies, we make direct investments through our venture capital fund. For growing companies, we provide private placement services that arrange and syndicate institutional investments. And for technology companies with a proven track record and demonstrated financial performance, Garage offers M&A advisory services. We represent buy-side or sell-side in private/private, private/public, and public/public transactions.
For all its clients, Garage brings access to an expansive and diverse group of high-level executives and investors at leading corporations and venture capital firms. We cull our network to find qualified business development and sales leads for our clients, in addition to funding sources.
We designed the Garage California Entrepreneurs Fund to address this very problem. Investments from this fund range from $100,000 to $750,000 in early-stage technology companies, primarily in California and the West Coast, with special emphasis on companies developing new technologies.
We focus on emerging companies in the enterprise software and network infrastructure sectors. Garage has a proven track record of working with promising early-stage technology companies to help fund and grow their businesses.
Please email your executive summary (a 2 to 3-page overview of your company) to GCEF@garage.com.

Website : http://www.afii.fr


Website : http://www.evca.com


Website : http://www.nvca.com
About NVCA, Industry overview, Industry research, Public policy, NVCA members, Professional standards, Medical industry group, Membership & services, Model legal docs, NVCA Publications, Events Calendar, AEEG, NVCA Partner, Resource link, Venture philanthropy, Leadership & staff, Contact us
2004 NVCA
Membership Directory

NVCA 2003 Venture Capital Yearbook is now available
A weekly feature on the hottest tech policy issue brought to you by Technology Daily -- the definitive news source on IT politics and policy

February 4-6, 2004 5th Annual Venture Capital Graduate Program
The Fairmont Hotel
San Jose, California
May 12-13, 2004 National Venture Capital Association's 2004 Annual Meeting
Westin St. Francis, San Francisco, CA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar